Overthinking

Seringkali dalam hidup ini kita mempermasalahkan (overthinking/prasangka) terhadap sesuatu, entah terhadap kesalahan diri di masa lalu, pandangan orang lain terhadap kita, jalan yang kita lalui.. apakah sudah benar? tidak ada perbaikan? atau semakin bobrok? padahal dengan hanya memikirkan dan terlarut di dalamnya kita membutuhkan energi yang luar biasa banyak dan waktu yang tidak sedikit...exactly! 

jadi, makanan 4 sehat 5 sempurna yang masuk melalui mulut lalu kemudian dicerna olehnya kemudian oleh lambung dan antek anteknya dengan usaha yang tak sedikit, kemana kah pergi nya? ya, menguap  melalui pikiran kita agar hati dan pikiran bisa overthinking terhadap sesuatu yang tidak nyata. tentu aku bilang ini tidak nyata karena sesuatu itu sudah lewat atau hanya prasangka kita, akupun begitu. semua orang pasti pernah merasakan hal ini -overthinking- 

dulu aku sering berfikir bahwa prasangka terhadap sesuatu tidak seburuk itu, akan tetapi seiring bertambahnya usia pengalaman dan lain lain. prasangka yang dibiarkan memanglah tidak baik, selain menghabiskan energi lebih parahnya ia bisa merusak diri kita.

maka benarlah firman Allah dalam ayat berikut

"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu dosa. Dan, janganlah kamu mencari-cari keburukan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjingkan satu sama lain. Adakah seseorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka, tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan, bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (QS al-Hujurat [49]: 12

ya, prasangka itu overthinking berprasangka itu tidak nyata hanya asumsi kita layaknya overthinking.

disclaimer : bukan seorang profesional ataupun seseorang yang pernah menempuh pendidikan resmi sebagai psikologi dkk. hanya seorang pengamat kehidupan pribadi dan orang sekitar. 

Komentar

Postingan Populer